Senin, 23 Desember 2013

Kisah A7X Sebelum Terkenal Sampai Terkenal

KISAH A7X Sebelum terkenal


- Pada Agustus 2008, album Selftitled mereka mendapat Kerrang Award utk         Kategori Album terbaik 
- Anabel Lee adalah judul sebuah puisi karangan Edgard Allen Poe yang jadi dasar di   lagu “A Little Piece of Heaven”
- Single Bat Country sempat mampir di US Hot 100, di posisi 60
- Almost Easy sempet jadi jawara chart radio UK
- Lagu Bat Country dibuat untuk mengenang Hunter S. Thompson
- M. Shadows pernah “membunuh” kepala sekolahnya? Ceritanya gini, kenakalan 
Matt sering membuat Kepsek nya sakit jantung.Sampai akhirnya satu kenakalan yg dilakuin Matt benar-benar “ngirim” sang kepsek ke ruang ICU. Matt 
menghancurkan seluruh properti sekolahnya saat di kelas tujuh. Nggak berapa lama, terdengar kabar kalo sang kepsek tewas, jadilah dia dapet julukan “The Kid That Killed The Principal”
- Matt & A7X membuat lagu- lagu di album “Sounding The Seventh Trumpet” n “Waking The Fallen” tanpa punya bekal teknik menyanyi apa-apa, makanya abis itu musibah menimpa tenggorokannya.
- Setelah kecelakaan itu, teknik bernyanyi Matt di album-album selanjutnya berubah total.gak melulu scream, melainkan lebih melodius.
- Matt amat peduli dengan nasib tentara Amrik yang diberangkatkan ke Irak. Buat mereka, cowok kekar ini bikin lagu berjudul Missing In Action (M.I.A), gunslinger, danger line.
- Matt sering bantuin band lainnya sebagai vokalis tamu. Contohnya dia gantiin Jonathan Davies di KoRn pas Download Festival 2006. Selain itu, dia juga sempet tampil di album Good Charlotte, Cowboy Troy, Death By Stereo, dan Bleeding Through
- Zacky Vengeance adalah orang pertama yang nemuin akronim A7X
- Gitar Signature nya ZV, didesain sendiri sm dia. Mulai dari bentuk, warna, sampai “jeroan”nya. Untuk ukuran, gitar ini emang dibuat sesuai dengan postur badan dan ukuran tangan Zacky.
- Lagu pertama yang bisa dimaenin Synyster Gates dengan gitarnya adalah “Stairway To Heaven” sewaktu dia masih kelas 6 SD padahal dia ga pernah ikut kursus gitar sama sekali
- Synyster menerima Young Shredder Awards dari majalah Metal Hammer tahun 2006, di tahun yang sama, Syn juga meraih penghargaan Guitarist of The Year dari majalah Total Guitar
- Johnny Christ adalah bassis ketiga A7X setelah Daemon Ash dan Justin Meacham (Sane),Demi bergabung dengan A7X, Johnny rela meninggalkan bangku sekolahnya pas SMA kelas ke 2 dan dia gak pernah menyesali keputusan ini. Diabilang gini, “Gue emang udah gak punya bakat di jalur akademis. Jadi gue konsentrasi di musik”
- waktu masih TK, Johnny sering ditakut-takutin sama The Rev
- Yang ngajakin Johnny masuk A7X adalah Matt Baker, adik Zacky
- Semasa muda, The Rev bandel banget, sering berkelahi, dan mencuri. The Rev pernah dipenjara beberapa kali karena perbuatannya itu.
- Waktu masih 15 tahun, The Rev sama temennya pernah tertangkap mencuri dari sebuah toko elektronik dan mencobakabur dari polisi. Mereka ketangkep, n pasal pencurian bersenjata pun jatuh ke mereka
- The Rev adalah multi- instrumetalis, dia bisa maen Drum, Piano, Bass, Gitar , dan bisa nyanyi
- Johnny Christ adalah seorang bassis yang amat berbakat, sejak kenal bas umur 8 tahun, Johnny sama sekali nggak pernah ikut kursus. Bermodal liat permainan orang lain, dia langsung praktek. Dasarnya berbakat, ngintip sebentar, jari-jarinya udah mampu menerjemahkan chord dengan cepat.
- Johnny Christ adalah seorang metrosexual. Baginya perawatan rambut is a must. Johnny pun punya trik khusus saban menggelar konser di negara yang sinar mataharinya terik. Selalu ada sun cream di travel bag-nya. “Gue nggak mau kulit gue terbakar matahari!”
- SynysterGates punya proyekan lain diluar band. Bareng pacarnya, Michelle DiBenedetto, mereka bikin clothing line yang namanya Syn Gates Clothing
- Zacky adalah seorang yang multi-talented. Selain main alat musik, dia juga jago menggambar, mendesain, dan olahraga Basket, Bisbol, dll
- Berkat talentanya yang jago mendesain itu, dia juga punya clothing line yang dia beri nama Vengeance University. Dan kabarnya, produknya itu udah terjual sampe ke seluruh Amerika n Kanada
- The Rev suka topless di panggung soalnya dia pengen mamerin tatto-tattonya, bukan karena kepanasan
- The Rev punya enam mobil, mobil sebanyak itu dia beli supaya tiap hari dia bisa ganti- ganti mobil terus. Tapi ironisnya, dia gak punya rumah. Hidupnya masih nomaden, paling sering keliatan di rumah Synyster Gates yang notabene tetangganya sejak kecil. Mobilnya The Rev juga sering diparkir di Laundromat, pusat laundry self service di Amrika. Meskipun dgn latar blkng mereka yang berbedabeda, akhirnya mereka bisa berjaya juga.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar